KTI-SKRIPSI: 25.tingkat pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat

25.tingkat pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Rumah adalah salah satu persyaratan pokok bagi kehidupan manusia. Rumah atau tempat tinggal manusia, dari zaman ke zaman mengalami perkembangan. Pada zaman purba manusia bertempat tinggal di gua-gua, kemudian berkembang, dengan mendirikan rumah tempat tinggal di hutan dan di bawah pohon. Sampai pada abad modern ini manusia sudah membangun rumah (tempat tinggalnya) bertingkat dan diperlengkapi dengan peralatan yang serba modern. Sejak zaman dahulu pula manusia telah mendesain rumahnya, dengan ide mereka masing-masing dengan sendirinya berdasarkan kebudayaan masyarakat setempat dan membangun rumah mereka dengan bahan yang ada setempat (local material) pula. Setelah manusia memasuki abad modern ini meskipun rumah mereka dibangun dengan bukan bahan-bahan setempat, tetapi kadang-kadang desainnya masih mewarisi kebudayaan generasi sebelumnya. (Notoatmodjo, 2003: 147)

Rumah sehat secara lahiriah adalah rumah yang mampu yang mampu menciptakan kenyamanan bagi penghuninya serta lebih dari mampu mencegah potensi penyakit timbul didalam maupun diluar rumah tersebut. (Gazuli, 2002: 2)
Dari studi pendahuluan pada bulan januari 2007 di RW 01 Dusun Jambewangi Desa Jambewangi Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar terdapat 105 rumah dengan kepala keluarga 120 orang. (Data desa jambewangi) Adapun keadaan rumah pada tahun 2006 di RW 01 Dusun Jambewangi Desa Jambewangi Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar yang memenuhi kriteria rumah sehat sejumlah 65 rumah dan yang tidak memenuhi kriteria rumah tidak sehat sejumlah 40 rumah. (Data Puskesmas Selopuro) Hal ini disebabkan oleh rendahnya tingkat ekonomi penduduk sehingga keluarga tidak mampu untuk memenuhi kriteria rumah sehat.
Tingkat pengetahuan keluarga yang masih rendah akan mempengaruhi dalam penyediaan lingkungan, penyediaan rumah yang sehat dan berbagai factor lingkungan yang merugikan dalam keluarga tersebut, pengetahuan yang baik mampu menyediakan lingkungan yang baik juga, mampu mengatasi masalah-masalah dalam lingkungan tersebut. (harian kompas, 2004)
Akibat rumah tak sehat sering timbul penyakit diare, typus, dan menimbulkan bau tidak enak dan pandangan tidak sedap serta bisa mengurangi produktifitas manusia dan dapat menimbulkan media perkembangan penyakit-penyakit yang lainnya. (Notoatmodjo, 2003: 172)
Untuk mengatasi masalah diatas perlu sering diadakannya penyuluhan kepada masyarakat tentang pengertian rumah sehat, manfaat dan standart dari rumah sehat. Standart dari rumah sehat itu sendiri antara lain tidak berdebu pada musim kemarau dan tidak basah pada musim hujan. Ventilasi yang baik15% dari luas lantai, ventilasi berfungsi agar aliran udara didalam rumah tersebut tetap segar. Dengan masyarakat mengerti dan mengetahui standart dari rumah sehat diharapkan apabila nantinya mau membangun atau merenofasi rumah, rumah tersebut memenuhi standart rumah sehat. (Notoatmodjo, 2003: 149-151)
Dari fenomena yang ada diatas, maka penulis tertarik untuk meneliti tingkat pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat di RW 01 Dusun Jambewangi Desa Jambewangi Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar.

1.2 Rumusan Masalah
“Bagaimana tingkat pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat di RW 01 Dusun Jambewangi Desa Jambewangi Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar ?”

1.3 Tujuan Penelitian
1.3.1 Tujuan umum
Mengetahui pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat di RW 01 Dusun Jambewangi Desa Jambewangi Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar
1.3.2 Tujuan khusus
1.3.2.1 Mengidentifikasi pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat berdasarkan bahan bangunan
1.3.2.2 Mengidentifikasi pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat berdasarkan ventilasi
1.3.2.3 mengidentifikasi pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat berdasarkan cahaya
1.3.2.4 Mengidentifikasi pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat berdasarkan luas bangunan rumah
1.3.2.5 Mengidentifikasi pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat berdasarkan penyediaan air bersih
1.3.2.6 Mengidentifikasi pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat berdasarkan pembuangan kotoran manusia
1.3.2.7 Mengidentifikasi pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat berdasarkan pembuangan sampah padat
1.3.2.8 Mengidentifikasi pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat berdasarkan pengolahan air limbah

1.4 Manfaat Penelitian
1.3.1 Bagi peniliti
Sebagai sarana untuk menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama di bangku kuliah dan menambah pengalaman peneliti dalam melakukan penelitian serta sebagai syarat menyelesaikan pendidikan Diploma III Keperawatan.
1.3.2 Bagi institusi pendidikan
Sebagai pengembangan ilmu yang telah ada dan dapat dijadikan sebagai bahan kajian untuk kegiatan penelitian selanjutnya.
1.3.3 Bagi keluarga dan masyarakat
Sebagai informasi untuk meningkatkan pengetahuan keluarga terhadap rumah sehat sehingga timbul kesadaran setiap keluarga dalam menciptakan rumah sehat dan derajat kesehatan masyarakat pada umumnya dapat ditingkatkan.
1.3.4 Bagi instansi kesehatan
Dapat digunakan sebagai masukan untuk melakukan tindakan lebih lanjut sehingga derajat kesehatan keluarga dalam masyarakat dapat ditingkatkan.
1.3.5 Bagi pemerintah
Sebagai masukan untuk meningkatkan kesejahteraan yang lebih baik lagi masyarakat melalui program-program yang telah ada.

1.4 Batasan Masalah
Peneliti ini dibatasi pada tingkat pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat di RW 01 Dusun Jambewangi Desa Jambewangi Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar.


Link download artikel lengkap ini
25.tingkat pengetahuan keluarga tentang syarat-syarat rumah sehat

No comments:

Post a Comment

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...